CAUGHT IN A LIE – Ayudia Jung.

IMG_20161204_155009.jpg

CAUGHT IN A LIE

by Ayudia Jung

Cast [NCT’s Na Jaemin x OC’s ]

Genre Schoolife & Sad│ Rate Teen 

Summary: 
” Aku merindukan Jaemin. “

.

.

.

Aku tidak tahu rasanya akan semuna ini. Menjadi penghianat untuk diriku sendiri dengan begitu menjadi tidak karuan rasanya. Penghianatan yang begitu menyakitkan jika dievaluasi kembali. Menangkap diriku dalam kebohongan yang tanpa kusengaja terangkai bagai potongan puzzle yang terlengkapi semakin jauh hampir sempurna untuk beberapa potongan lagi. Seperti kebohonganku, yang semakin jauh semakin sempurna. Sempurna untuk memukul diriku kelak suatu hari.

Maka aku putuskan agar hanya diriku saja yang terjebak sendirian.

Tidak akan pernah menarik Jaemin kembali untuk menemani.

Sekalipun aku sangat menginginkan kehadirannya kembali.

Suara mesin dijalanan menjadi mendominasi sesaat. Setelah ketemui setitik air menghujam mengenai irisku pagi itu. Semuanya terasa berlalu terburu-buru sampai aku luput mengabadikannya ketika mesin-mesin transportasi mampir lewat. Tidak untuk diriku yang malah sibuk memikirkan kendaraan berlalu.

Tanpa sadar air-air menjadi jatuh berapatan. Hingga rasanya tidak jauh seperti ketika diguyur air.

Biasanya—

“ Tidak bawa payung ? “

Aku menoleh. Mendapati Jaemin yang terburu-buru hendak masuk sekolah. Pun tangannya sudah membawa payung biru yang bersiap hendak dimekarkan.

“ Tidak, “ Jaemin hanya tersenyum tipis sebagai jawaban atas pertanyaanya barusan. Payung biru itu bermekar bagai mahkota tanaman dimusim semi kebanyakan. Seperti payung yang berbaik hati menyimpan timpukan ribuan air, sementara ia hanya terdiam bisu dibalik getaran pita suara Jaemin yang kadang terasa begitu merindukan.

“ Ayo, “ Jaemin merangkul bahu wanita disampingnya. Erat sekali sampai aku bisa melihat betapa beruntungnya gadis itu mendapatkan tangan jaemin dibahunya begitu hangat. Sesekali rasanya hampir menangis—sakit atau mungkin terharu—melihat barusan.

Aku juga tidak tahu mengapa aku terlarut dalam rangkain adegan barusan, sementara seragalam sekolahku tau-tau sudah penuh air yang mengendap ditiap benang yang terangkai rapat.

Biasanya.

Jaemin datang kepadaku.

Membawaku dibawah payung bersama.

Merangkul bahuku seakan takut aku akan pergi darinya.

Aku merindukan Jaemin.

fin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s