Never Let You Fall. – Ayudia Jung

349a036e11d0131e7e10a8fc196742a9

NEVER LET YOU FALL

by Ayudia Jung
Based on Jess – Flashlight

Casted You x Bias
Genre Fluff  Rate General Leght Drabble

Summary
When tomorrow comes, he still beside me. And i don’t know why …

.

.

.

Aku masih disini untukmu.

Aku masih memiliki ini untukmu.

Aku masih seperti ini untumu.

Semuanya masih terlihat sama, sampai besok akan datang.

Lalu besoknya lagi datang menyusul, dan begitu sampai nanti.

Menjadi diriku sendiri, dengan rasa takutku. Aku tidak tau apa yang akan terjadi ketika besok datang.

Aku masih berada dimana aku bisa melihatmu, aku bersyukur.

Aku masih memiliki begitu banyak rasa cintaku padamu, aku menjaganya.

Aku masih seperti ini untukmu, menjadi seperti seseorang yang kamu cintai, aku memperjuangkannya.

Ketika esok datang, disaat itulah dirimu membuka mata.

Ketika cahaya datang, disitulah gelap datang dibelakangmu.

Ketika dirimu jatuh, disitulah kesempatan dimana kamu harus bangkit.

Ketika semua menjauh, disitulah kamu mulai belajar bagaimana cara mempertahankannya untukmu.

Matahari masih bersinar. Langit masih biru. Awan masih putih. Semuanya masih sama.

“ Tidak apa, aku ada untukmu. ”

Tiap getaran pita suara miliknya yang menguar  tak luput menciptakan sebuah lengkungan nampak tak kalah indah meskipun di sandingkan dengan pelangi. Mata teduhnya meruntuhkan segalanya. Lengkungan tipis bibirnya memberiku begitu banyak hal yang tidak aku ketahui. Semacam membuat jantungku terpacu untuk beberapa saat sampai terkadang aku mencuri kesempatan meraih tangan untuk meredam detakannya yang menggilakan.

Dia memang selalu begitu. Ketika semuanya menjauh, dia malah mendekat.

“ Semuanya akan baik-baik saja. ”

Tangannya merengkuhku dalam. Jatuh dalam kehangatan yang begitu kurindukan sampai terabeli sebagai hal yang sangat kesukai akhir-akhir ini. Tangannya menelusik rambut hitamku sesaat. Menyentuhnya penuh kelembutan yang membuat hatiku menjadi lebih tenang dibuatnya.

Lagi-lagi dia selalu begitu, ketika semua mendorongku justru dirinya malah memelukku.

Pelukannya begitu erat.

“ Aku masih sama untukmu. “

When tomorrow comes, he still beside me. And i don’t know why …

fin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s